Minggu, 11 Desember 2011

Nani: Inilah Jawaban MU!


Manchester - Manchester United menuai kritik dan keraguan usai tersingkir dari Liga Champions. Dalam hitungan hari, MU merespon dengan kemenangan telak di Liga Primer Inggris.

Setelah tampil kurang prima di Liga Champions, tim besutan Sir Alex Ferguson itu gagal melaju ke babak 16 usai kalah dari Basel tengah pekan lalu.

Hal itu memunculkan kritikan dan keraguan, bahkan dari mantan pemainnya sendiri, terhadap skuad 'Setan Merah' yang belakangan juga dinilai tampil kurang oke di Liga Primer.

Maka saat MU sukses menghantam Wolverhampton Wanderers dengan skor 4-1, Sabtu (10/12/2011) malam WIB, Nani yang menyumbang dua gol pun menilai inilah respon tepat dari timnya.

"Aku pikir penampilan kami luar biasa. Setiap pemain tampil baik dan aku pikir setiap pemain ingin memenangi laga ini," ujar Nani kepada MUTV.

"Seperti inilah normalnya kami bermain, siapa kami dan tentu saja itu adalah malam yang luar biasa dengan banyak gol. Setiap orang senang dengan pertandingan ini," imbuhnya.

Dengan hasil tersebut, pemain sayap asal Portugal itu pun berharap timnya sudah melupakan hasil buruk di Liga Champions dan terus tampil baik di liga sampai akhir musim.

"Tentu, pertandingan terakhir (melawan Basel) merupakan momen buruk tapi aku pikir kami merespon dengan sangat baik melalui pertandingan hari ini dan aku berharap kami terus melakukan hal yang sama sampai akhir musim," tegasnya.

Ferguson: Desember sangat menentukan

Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson berharap pemain andalannya Wayne Rooney akan terus mencetak gol untuk menjaga Setan Merah tetap berada di jalur juara.

Dalam pertandingan menghadapi Wolverhampton, Sabtu (10/12), pemain bertubuh gempal itu mencetak dua gol untuk United dalam kemenangan 4-1 atas Wolves itu.
Penyerang kami sedang bersemangat. Saya harap Wayne tetap memberi gol untuk kami hingga ke tahun baru," ujar Ferguson.
Namun, Ferguson menyadari rangkaian pertandingan di bulan Desember akan sangat menentukan langkah United di kancah Liga Primer.
Di bulan Desember ini, United memiliki jadwal empat pertandingan melawan tim papan bawah dalam upaya mereka mengejar pimpinan klasemen sementara Manchester City.
City yang akan bertandang ke Chelsea, Senin (12/10) kini duduk di puncak klaesemen dan unggul dua angka atas Manchester United.

Pemain muda

Alex Ferguson tetap memuji penampilan pemain mudanya meski tersingkir di Liga Champions
Sementara itu usai tersingkir di ajang Liga Champions Eropa setelah di pertandingan terakhir dikalahkan klub Swiss, Basel, Ferguson membalas pernyataan pedas mantan kapten United, Roy Keane.
Menurut pelatih Keane tersingkirnya United dari kancah Liga Champions merupakan hasil dari buruknya performa para pemain muda Setan Merah.
Namun, Ferguson tetap membela kontribusi para pemain mudanya selama ini.
"Saya tidak memahami mengapa banyak orang yang meragukan para pemain muda kami?" tanya Ferguson.
"Danny Welbeck, Phil Jones dan Chris Smalling sudah membela tim nasional dan mereka adalah pemain hebat. Mereka akan menjadi dasar klub ini untuk beberapa tahun ke depan," tambah dia.



Olla Ramlan Fans Berat Manchester United


Artis cantik, Olla Ramlan ternyata diam-diam sangat menyukai sepakbola. Tidak banyak orang yang mengetahui kalau Olla yang dikenal sebagai pemain sinetron, model sekaligus presenter music ini ternyata fans berat olahraga khas laki-laki tersebut. Dan klub sepakbola yang ternyata sangat digandrungi Olla adalah klub juara Inggris, Manchester United.

Artis berusia 31 tahun itu secara terang-terangan mengaku sebagai fans MU lewat akun twitternya. Dalam sebuah Tweetnya, ia mengirimkan sebuah foto dirinya mengenakan jersey Manchester United sambil menuliskan chanting khas MU, Glory-Glory Manchester United.

“Glory Glory MU!!!!! :)” tulis Olla di akun twitternya, @olla_ramlan.

Tak pelak setelah mengunggah fotonya berkostum MU ke Twitter, akun Twitternya pun langsung dibanjiri komentar terutama dari sesama fans Manchester United lainnya. Bahkan beberapa komunitas pecinta MU di Indonesia juga ikut me-retweet foto tersebut hingga dengan cepat menyebar di dunia maya.

Manchester United memang dikenal sebagai klub yang memiliki basis massa terbesar di dunia. Selama belasan tahun, The Red Devils mampu menjadi raja di tanah Inggris sehingga membuat klub asuhan Sir Alex Ferguson ini dicintai banyak orang di dunia. Dan Indonesia sendiri merupakan Negara dengan jumlah fans MU terbesar kedua di dunia.

Sir Alex Ferguson Tidak Janji Beli Pemain Baru

Sir Alex Ferguson mengisyaratkan Manchester United takkan terlalu aktif mencari pemain baru Januari mendatang.


Manchester United tertinggal di belakang rival sekota Manchester City pada perebutan gelar juara Liga Primer Inggris dan dua hari lalu baru saja dipastikan tersingkir dari Liga Champions.

Namun, itu tidak membuat manajer Sir Alex Ferguson merasa panik dan melakukan perombakan skuad saat bursa transfer dimulai Januari mendatang.

"Sangat sulit membeli pemain baru Januari ini," sergahnya dilansir Sporting Life.

"Anda tidak ingin membeli pemain hanya karena akan ada pilihan baru. Anda ingin membeli pemain yang bisa membuat perbedaan."

"Mungkin hanya empat atau lima kali transfer yang saya lakukan sejak bertugas di sini selama periode Januari. Transfer bukan merupakan langkah konsisten bagi kami dengan situasi seperti sekarang ini."

"Saya juga tidak yakin bisa merekrut pemain yang memenuhi syarat tampil di Liga Europa. Ada kriteria untuk pemain yang sudah tampil di Liga Champions di Liga Europa. Tidak banyak yang bisa dibahas, tapi tidak ada yang saya pikirkan soal transfer Januari nanti."

Sepanjang catatan kariernya di Old Trafford, Ferguson melakukan sejumlah pembelian pada periode Januari, seperti Louis Saha, Diego Forlan, Patrice Evra, dan Nemanja Vidic

'Tersingkirnya MU Itu Kecelakaan'


Pelatih Arsenal, Arsene Wenger memandang kalau gagalnya Manchester United lolos ke babak 16 besar Liga Champions musim ini sebagai 'Sebuah Kecelakaan' yang jarang terjadi.


Berbeda dengan Arsenal yang terus melaju, The Red Devils yang kalah 2-1 di Basel Rabu malam waktu setempat, harus turun kasta dengan bermain di Liga Europa UEFA saja. Kegagalan mereka ke fase knock out ini merupakan yang pertama kalinya sejak 2005 lalu.

Wenger menilai kalau MU kini pasti akan menanggapinya dengan lebih berkonsentrasi ke perebutan gelar Liga Premier Inggris daripada Liga Europa UEFA.

"Itu seperti sebuah kecelakaan saja," tutur Wenger. "Jika Anda tersingkir dari Liga Champions tentu saja itu adalah sebuah kekecewaan besar, tapi setiap tim punya cara sendiri untuk meresponnya."